Rumah sebagai tempat tinggal menjadi kebutuhan dan sebagai salah satu bagian dari kebutuhan hidup manusia. Namun harga rumah yang semakin tahun semakin tinggi harganya membuat tidak semua orang mampu memiliki rumah seperti yang diinginkan.

Pembelian secara kontan memang seringkali menyulitkan banyak orang, karena seseorang mengharuskan dirinya untuk menyediakan uang dengan jumlah yang cukup besar. Tapi bila Anda saat ini memang benar-benar ingin memiliki rumah idaman, maka ada cara efektif dengan membeli rumah secara kredit melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Berikut yang perlu diperhatikan dalam membeli rumah melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR) :

  1. Kualitas Rumah
    Struktur konstruksi, atap, lantai dan dinding yang memenuhi persyaratan teknis keselamatan dan kenyamanan, kokoh, tidak ada retak-retak
  2. Harga
    Anda perlu merencanakan terlebih dahulu, berapa harga rumah yang mau anda beli? Rumah komersil, rumah bersubsidi sesuai dengan batasan penghasilan Rp. 4 Juta (Rumah Tapak) dan harga Rp. 7 juta (Rumah Susun).
  3. Reputasi Pengembang
    Bagaimana rekan jejak pengembang selama ini? Bagaimana kualitas bangunan diproyek perumahan? Untuk mengetahuinya anda bisa mencari testimoni tentang perumahan atau developer itu di bank penyalur KPR atau asosiasi pengembang.
  4. Biaya Tambahan
    Setelah memutuskan membeli rumah alokasikan biaya tambahan diluar harga beli rumah. Biaya ini meliputi biaya notaris dan BPHTB kecuali rumah susun dengan harga >= Rp. 250 Juta dikenakan PPN dan untuk pembelian secara KPR dikenakan biaya produksi.
  5. Kelengkapan
    Fasilitas yang disediakan meliputi jalan perkerasan, drainase, air, listrik, fasilitas ibadah, tempat olahraga dan taman.
  6. Memilih Lokasi
    Lokasi merupakan faktor yang paling penting ketika membeli rumah. Lokasi berkaitan dengan akses transportasi, ketersediaan fasilitas umum sekolah, rumah sakit dan aman dari bencana.
  7. Kemudahan Cara Pembayaran Melalui Bank
    Ada beberapa cara pembayaran melalui Bank. Rumah yang biasanya ditawarkan oleh pengembang yaitu tunai dan Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
  8. Kepastian Serah Terima Unit
    Bertanyalah ke pengembang kapan anda bisa menempati unit rumah yang anda beli. Jika terjadi keterlambatan konsekwensi apa yang akan diterima oleh pengembang.

Dengan membeli rumah secara kredit melalui KPR ini, maka Anda hanya perlu mengangsur atau mencicil rumah yang Anda idamkan tersebut tiap bulannya, tentunya dengan jumlah uang yang tidak seberapa dibandingkan jika membeli rumah secara tunai.